22 April 2026
BB1l4gVL.jpg

Perubahan Kepemadingan di United Tractors Tbk



PT United Tractors Tbk (UNTR) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, terjadi perombakan jajaran Dewan Komisaris dan Direksi. Salah satu keputusan utama adalah penunjukan Iwan Hadiantoro sebagai Presiden Direktur (Presdir) menggantikan Frans Kesuma. Sementara itu, Frans kini menjabat sebagai Presiden Komisaris.

Perubahan ini menandai fase baru kepemimpinan UNTR, dengan kombinasi pengalaman kuat di bidang keuangan dan operasional dari dua tokoh senior Grup Astra.

Profil Iwan Hadiantoro

Iwan Hadiantoro lahir pada tahun 1968 dan merupakan warga negara Indonesia. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dengan konsentrasi Manajemen Keuangan dari Universitas Indonesia. Karier profesionalnya di United Tractors dimulai ketika ia diangkat sebagai Direktur pada April 2015. Sejak saat itu, Iwan terus dipercaya dalam beberapa periode, termasuk pengangkatan terakhir melalui RUPST pada 25 April 2025.

Selain menjabat di UNTR, Iwan memiliki pengalaman luas di berbagai perusahaan sektor energi, tambang, dan infrastruktur. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris, Komisaris, maupun Direktur di sejumlah entitas, antara lain:

  • PT Acset Indonusa Tbk
  • PT Arkora Hydro Tbk

Dari sisi profesional, Iwan memulai karier di Shell Indonesia pada 1990. Ia kemudian bergabung dengan General Electric (GE) Indonesia pada 1998 dan menempati berbagai posisi strategis di bidang keuangan, seperti:

  • Controllership
  • Treasury
  • Financial Planning & Analysis

Puncaknya, ia menjabat sebagai Vice President Finance serta Direktur dan Chief Financial Officer di PT GE Finance Indonesia.

Pada 2010, Iwan bergabung dengan PT Astra International Tbk sebagai Head of Group Treasury & Investor Relations. Ia juga pernah menjadi Finance Director di Astra Sedaya Finance.

Dalam aspek tata kelola, Iwan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun pemegang saham pengendali.

Profil Frans Kesuma

Frans Kesuma, yang kini menjabat sebagai Presiden Komisaris UNTR, lahir pada tahun 1962. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Sipil di Universitas Katolik Parahyangan dan meraih gelar Magister Sistem dan Teknik Jalan Raya dari Institut Teknologi Bandung.

Frans pertama kali menjabat sebagai Presiden Direktur UNTR pada 16 April 2019 dan kembali dipercaya hingga periode terakhir pada 25 April 2025.

Selain itu, ia juga memegang sejumlah posisi penting di Grup Astra, antara lain:

  • Direktur PT Astra International Tbk
  • Direktur UT Heavy Industry Pte. Ltd.
  • Presiden Komisaris di beberapa entitas seperti PT Acset Indonusa Tbk, PT Danusa Tambang Nusantara, dan PT Tuah Turangga Agung

Frans juga menjabat sebagai Komisaris di berbagai perusahaan, termasuk:

  • PT Pamapersada Nusantara (PAMA)
  • PT Astra Tol Nusantara
  • PT Surya Artha Nusantara Finance

Karier Frans di Grup Astra dimulai sejak 1992 melalui Divisi Engineering PT Pamapersada Nusantara. Ia kemudian menapaki berbagai posisi strategis, mulai dari manajer operasional hingga direktur yang membawahi sektor pertambangan dan energi.

Dalam struktur tata kelola perusahaan, Frans juga tidak memiliki hubungan afiliasi dengan jajaran Direksi maupun Dewan Komisaris lainnya.

Susunan Kepemimpinan Baru UNTR 2026

Perubahan ini mempertegas strategi regenerasi kepemimpinan di tubuh United Tractors, dengan tetap mempertahankan kesinambungan pengalaman dan stabilitas manajemen.

Kombinasi kepemimpinan Iwan Hadiantoro di posisi eksekutif dan Frans Kesuma di level pengawasan diharapkan mampu memperkuat kinerja UNTR, terutama di sektor pertambangan, energi, dan infrastruktur yang semakin dinamis.

Kesimpulan

Perombakan direksi dan komisaris UNTR menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan industri ke depan. Dengan latar belakang kuat di bidang keuangan dan operasional, duet Iwan Hadiantoro dan Frans Kesuma diyakini dapat menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *