22 April 2026
AA1UXY0M.jpg



Pada peringatan Hari Gizi Nasional, berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Bison Indonesia dan Blok Pelajar Politik Merdeka mengadakan seminar strategis. Acara ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya penguatan regulasi gizi nasional.

Seminar diselenggarakan di SMK Karya Pembangunan Jambe, Kabupaten Tangerang, dan dihadiri oleh ratusan pelajar serta pemangku kepentingan dari berbagai sektor. Acara ini menjadi momen penting dengan adanya tuntutan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto serta Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) memiliki payung hukum yang kuat dalam bentuk Undang-Undang khusus.

Beberapa tokoh nasional dan daerah hadir sebagai narasumber dalam acara ini. Mereka antara lain adalah Ketua Badan Legislasi DPR, Bob Hasan; Dewan Pakar Badan Gizi Nasional/BGN Ikeu Tanziha; Ketua Yayasan Gema Nusantara Susilo Hartono; Kombes Pol Christian Aer; serta Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dindikbud Provinsi Banten Supandi.

Dalam presentasinya, Ikeu Tanziha menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya sekadar program pangan, tetapi juga menjadi instrumen kebijakan lintas sektor yang mencakup kesehatan, pendidikan, sosial, dan ketahanan pangan.

“MBG juga merupakan sarana pemenuhan hak asasi anak serta pembentukan kebiasaan makan yang sehat, aman, dan inklusif guna meningkatkan kualitas hidup generasi muda,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Badan Legislasi DPR Bob Hasan menyatakan bahwa MBG memiliki dampak strategis bagi pembangunan nasional.

“MBG tidak hanya meningkatkan gizi anak bangsa, tetapi juga membangun sumber daya manusia unggul serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui konsep demokrasi ekonomi,” tegasnya.

Ketua Harian Bison Indonesia Ahmad Rivaldi menyampaikan bahwa Bison Indonesia bersama Blok Pelajar Politik Merdeka se-Provinsi Banten memberikan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, program tersebut merupakan kebijakan mulia yang harus dikawal secara serius agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Acara ini dihadiri lebih dari seribu pelajar dari berbagai wilayah di Provinsi Banten, menandai keterlibatan aktif generasi muda dalam mengawal kebijakan gizi nasional.

“Kami meminta pemerintah, khususnya DPR RI, untuk segera menyusun dan mengesahkan Undang-Undang khusus SPPG guna memberikan efek jera bagi oknum yang menyimpang, sehingga program ini dapat berjalan efektif dan berintegritas,” ujar Ahmad Rivaldi.

Setelah seminar, seluruh peserta dan narasumber melakukan pembacaan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *