21 April 2026
AA1UMwfJ.jpg



PSIS Semarang mengumumkan rekrutan ke-16 mereka di bursa transfer paruh musim, yaitu Muhammad Hidayat. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini resmi bergabung dengan klub berlogo Tugu Muda setelah sebelumnya bermain untuk PSMS Medan.

Pengumuman resmi dilakukan oleh PSIS Semarang pada Kamis (22/1/2026), yang menyebutkan bahwa Hidayat datang dalam skema pinjaman. “Gelandang bertahan baru kami telah datang, sugeng rawuh Muhammad Hidayat,” tulis pernyataan resmi klub.

Selama paruh pertama Championship, Hidayat tampil dalam 10 pertandingan dan mencatatkan satu assist. Ia juga dikenal sebagai legenda Persebaya Surabaya, yang telah memperkuat klub berjuluk Bajul Ijo sejak tahun 2017.

Hidayat meninggalkan Persebaya pada Mei 2025 setelah menjalani laga perpisahan melawan Bali United. Dalam pernyataan klub, disebutkan bahwa ia memiliki banyak kenangan indah bersama para penggemar Persebaya.

“Saya, anda, kalian, semua pecinta Persebaya, pasti memiliki banyak kenangan indah bersama Kapten Dayat,” bunyi pernyataan klub.

Pemain yang sudah mencatatkan lebih dari 100 caps bersama Persebaya tersebut juga turut serta dalam keberhasilan klub meraih gelar Liga 2 2017 dan promosi ke Liga 1.

Dalam pengumuman resmi PSIS Semarang, salah satu eks rekan Hidayat di Persebaya, Ernando Ari, memberikan sambutan khusus. Ernando, yang berasal dari Semarang, mengundang Hidayat untuk makan-makan di rumahnya.

“Selamat datang di rumahku Dayate, nanti makan-makan ke rumah,” tulis Ernando.

Hidayat menjadi rekrutan ke-16 PSIS Semarang yang menunjukkan ambisi klub untuk bertahan di kasta kedua. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil saat pekan ke-16, di mana PSIS kalah 0-3 dari Deltras FC di Stadion Jatidiri, Semarang pada Sabtu (17/1/2026).

Meski PSIS telah menurunkan pemain-pemain barunya dalam laga tersebut, hasilnya tidak sesuai harapan. Pelatih PSIS, Jafi Sastra, menyampaikan kekecewaannya terhadap performa tim.

“Pertandingan ini sudah kami akhiri. Ini hasil negatif, kami kalah dan sudah bekerja keras,” kata Jafi Sastra dalam rilis yang diterima.

“Hasil pahit ini tentu tanggungjawab saya sebagai pelatih kepala. Ini sangat tidak positif.”

Ia juga menyebutkan bahwa babak kedua, tim mencoba mencari solusi dengan memasukkan pemain yang lebih segar. Namun, hal tersebut justru membuat situasi semakin buruk.

“Harapannya bisa jadi pembeda, tapi justru terbalik. Kita sudah bekerja keras tapi kurang disiplin di lapangan.”

“Melakukan skema seperti apapun seperti yang dilakukan saat latihan, tapi tidak muncul di pertandingan,” tambahnya.

Saat ini, PSIS masih tertahan di peringkat ke-9 Championship grup 2 (timur) dengan hanya mengoleksi 8 poin.

Berikut rekap transfer PSIS Semarang di paruh musim 2025-2026:

Tegar Infantrie (pinjaman dari Persita)

Gustur Cahyo

Fahmi Al-Ayyubi

Wawan Febrianto

Ocvian Chanigio

Alberto Goncalves

Esteban Vizcarra

Otavio Dutra

Aldair Simanca (pinjaman dari Borneo FC)

Rafinha (pinjaman dari PSIM)

Denilson Rodrigues

Mario Londok

Alwi Fadilah

Rangga Sumarna (pinjaman dari Borneo FC)

M. Rio Saputro

Muhammad Hidayat (pinjaman dari PSMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *