Pelaksanaan Liga 4 Zona Riau 2026 Mulai Bergulir
Liga 4 Zona Riau 2026 telah ditetapkan akan dimulai pada 15 Januari 2026. Sebanyak sembilan klub telah memastikan partisipasinya dalam kompetisi ini dengan tujuan untuk berjuang menuju Liga 3. Workshop yang dihadiri oleh klub peserta digelar di Sekretariat PSSI Riau Jalan Pattimura Pekanbaru, Senin (5/1).
Sembilan klub yang terlibat dalam Liga 4 Zona Riau adalah Tunas Negeri Pekanbaru, EBR Pekanbaru, Kampar Junior FC, WGroup Pekanbaru, Jaya Raya Pekanbaru, Wahana FC, Nabil FC, PS Siak, dan Young Abadi FC. Dari kesembilan klub tersebut, hanya Nabil FC yang tidak hadir saat workshop berlangsung.
Workshop ini dipimpin oleh Direktur Kompetisi (Dirkom) PSSI Riau M Isnaini, Wakil Dirkom Doni Markos, Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Zona Riau Muhammad Haryono, serta perwakilan RS Awal Bros dan BPJS selaku sponsor.
Menurut M Isnaini, Direktur Kompetisi PSSI Riau, Liga 4 zona Riau ini diikuti oleh sembilan klub. Awalnya ada sepuluh klub yang mendaftar, namun satu klub yakni NIP FC Indragiri Hilir mengundurkan diri.
Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Haryono menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian penting sebelum Liga 4 digulirkan. “Di workshop ini kami membahas regulasi agar klub peserta paham sehingga saat kompetisi digulirkan tak ada masalah,” ujarnya.
Tiga venue sedang disiapkan untuk penyelenggaraan Liga 4 Zona Riau, yaitu Stadion Utama Riau, Lapangan Wahana, dan Gelora Hangtuah Sport Center Tenayan Raya. “Jadwal pertandingan bisa berubah karena diprediksi saat kompetisi musim hujan. Klub peserta sudah setuju saat workshop kemarin,” ujarnya.
Persyaratan Ikut Liga 4 Zona Riau
Untuk ikut dalam Liga 4 Zona Riau, klub harus memenuhi beberapa persyaratan. Pertama, klub harus menjadi anggota atau calon anggota PSSI Riau. Selanjutnya, pemain harus lahir antara 1 Januari 2003 hingga 31 Desember 2008. Jumlah pemain senior di satu klub maksimal 7 orang, sedangkan total pemain di satu klub tidak boleh melebihi 30 orang. Lisensi pelatih kepala minimal harus memiliki sertifikat AFC B Diploma atau PSSI B Diploma.
Pendaftaran pemain dan ofisial dilakukan melalui sistem online SIAP. Selain itu, pemain harus berstatus amatir dan tidak terdaftar di klub lain. Biaya kompetisi yang harus dibayarkan adalah Rp10 juta plus iuran tahunan sebesar Rp7,5 juta bagi klub yang tidak aktif di kompetisi 2024. Sementara itu, klub yang aktif dikenakan biaya kompetisi sebesar Rp10 juta plus iuran tahunan sebesar Rp5 juta.
“Bagi tim yang mengikuti Piala Soeratin PSSI Riau 2025 tidak dikenakan iuran tahunan,” tambah Ketua PSSI Riau Edward Riansyah.