27 April 2026
AA1IDZgr.jpg

Kritik terhadap Kinerja Menteri Luar Negeri Dinilai Tidak Berdasar

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memberikan pembelaan terhadap Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono setelah adanya kritik dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. Pigai menilai bahwa kritik yang dilontarkan oleh Dino Patti Djalal tidak memiliki dasar yang kuat dan justru mencerminkan sikap arogansi dari kalangan elit.

“Saya menghargai kritik, namun kritik Pak Dino Patti Djalal kepada Menlu Sugiono itu isinya semua ZONK karena saat ini Indonesia sedang berada pada performa, tingkat, dan kelas yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, ketika Dino memimpin,” ujarnya dalam media sosial X, Senin (22/12).

Pigai menegaskan bahwa kinerja diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Menlu Sugiono menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, posisi dan citra Indonesia di mata dunia saat ini berada pada level yang lebih tinggi.

“Saya sedang di Qatar bersama Dubes Qatar di Doha. Jujur, semua Dubes dan Diplomat di banyak negara yang saya temui mengatakan ‘Pak Menteri, baru kali ini Indonesia dipandang dunia, sebelumnya kami dipinggiran’,” katanya.

Pigai menilai bahwa pengakuan para diplomat asing tersebut menjadi bukti konkret bahwa diplomasi Indonesia mengalami kemajuan dan memperoleh penghormatan yang lebih luas di kancah internasional.

“Artinya Menlu Sugiono berprestasi dan luar biasa dibandingkan waktu Kemlu dipimpin Pak Dino Patti Jalal,” tegas Pigai.

Ia juga mengkritik cara pandang Dino yang dinilai terlalu berangkat dari posisi personal dan elitisme, tanpa melihat realitas perubahan geopolitik serta kinerja diplomasi Indonesia saat ini.

“Pak Dino tidak pernah memikirkan dari mana dia datang, mereka (pemimpin dunia) tidak peduli, dan ini bukan jaminan bahwa kamu orang yang benar, diplomasi hanyalah permainan,” tutur Pigai.

Pigai menambahkan bahwa dunia internasional menilai negara dari kepentingan, konsistensi, dan kekuatan diplomasi, bukan dari figur masa lalu atau status elite tertentu.

“Pak Dino sedang menunjukkan perilaku dan arogansi kaum elit Indonesia,” cetus Pigai.

Peran Dino Patti Djalal dalam Kritik Terbuka

Sebelumnya, diplomat senior Indonesia, Dino Patti Djalal, menyampaikan kritik terbuka terhadap kinerja Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. Melalui video pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dinopattidjalal, pada Minggu (21/12), Dino menguraikan empat kritik dan pesan penting yang dinilainya krusial bagi masa depan diplomasi Indonesia.

Ia bahkan mengingatkan dengan tegas, tanpa perbaikan serius, nyata, dan berarti, Sugiono berisiko dicatat sejarah dengan ‘rapor merah’ sebagai Menlu yang pernah menjabat.

Dino menegaskan kritik tersebut disampaikan sebagai sesepuh Kementerian Luar Negeri, pendukung politik luar negeri Indonesia, ketua organisasi masyarakat hubungan internasional terbesar di Indonesia dan Asia, serta sebagai warga negara yang telah mengabdi di dunia diplomasi selama 40 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *