22 April 2026
Sampah.jpg

Inovasi SPP Dibayar Sampah: Kolaborasi untuk Pendidikan dan Lingkungan

PLN UID S2JB, sebuah unit bisnis PLN yang berkomitmen pada pengembangan berkelanjutan, baru saja meresmikan program inovatif yang menggabungkan antara pengelolaan sampah dan pendidikan. Program ini diberi nama “SPP Dibayar Sampah” dan dilaksanakan bersama Yayasan Qur’anic Farm Indonesia serta Bank Sampah Indonesia. Program ini merupakan hasil dari kolaborasi sosial-lingkungan yang bertujuan untuk membantu anak-anak yatim dan dhuafa mendapatkan akses pendidikan tanpa beban biaya SPP.

Konsep Program SPP Dibayar Sampah

Program ini memungkinkan 153 siswa yatim dan dhuafa di Sekolah Qur’anPreneur Indonesia untuk melanjutkan pendidikan mereka dengan cara menyetorkan sampah organik dari rumah. Sampah seperti sisa sayuran, kulit buah, dan limbah dapur lainnya akan diolah oleh tim Bank Sampah Indonesia Legacy menjadi pupuk kompos dan Nutrisi Organik Cair (NOC) yang memiliki nilai ekonomis. Hasil olahan tersebut kemudian digunakan untuk mendukung operasional sekolah dan pengembangan fasilitas pendidikan.

Dalam setiap periode pengumpulan, sekitar 350 hingga 800 kilogram sampah organik berhasil dikumpulkan dan diproses menjadi kompos serta ratusan botol NOC. Selain itu, gerakan Sedekah Sampah telah berhasil mengumpulkan 1.454 kilogram sampah plastik.

Partisipasi Masyarakat dalam Program

Program ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan sampah. Sebanyak 311 peserta dari berbagai sekolah telah mengikuti kegiatan edukasi lingkungan dan praktik pengolahan sampah di lokasi baru Bank Sampah Indonesia Legacy, yang kini menjadi pusat edukasi dan ekonomi sirkular yang produktif.

Selain itu, sekitar 150 kepala keluarga turut berpartisipasi dalam pemilahan sampah dari rumah. Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan dari tingkat rumah tangga.

Dukungan dari Pemerintah Kota Palembang

Pemerintah Kota Palembang juga memberikan apresiasi atas program ini. Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Investasi, Riza Pahlevi MA, menyampaikan bahwa program ini adalah bukti bahwa kolaborasi dapat menjawab persoalan masyarakat secara kreatif dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung agar program ini terus diperluas menjadi gerakan bersama.

Tanggapan dari Mitra Kerja

Ketua Bank Sampah Indonesia Legacy, Denny Satria, menyampaikan bahwa program ini telah mengubah cara masyarakat memandang sampah. Menurutnya, sampah bukan lagi menjadi beban, tetapi bisa menjadi sumber keberkahan jika dikelola dengan benar. Ia berharap semangat gotong royong ini terus tumbuh dan menginspirasi banyak pihak.

Sementara itu, Ketua Yayasan Qur’anic Farm Indonesia, Brillian, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh PLN. Ia menyatakan bahwa kerja sama ini telah membantu anak-anak yatim dan dhuafa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya. Ia berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberi dampak lebih besar bagi masyarakat.

Komitmen PLN UID S2JB

Melalui program ini, PLN UID S2JB memperkuat komitmen dalam mendukung implementasi SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta mendorong ekonomi sirkular yang memperkuat keberlanjutan lingkungan dan akses pendidikan yang lebih berkeadilan.

Tentang PLN

PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emissions (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *